9 Cara Mengatasi Impotensi

impotensiKeharmonisan hubungan rumah tangga ataupun pria dan wanita seringkali dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi kesehatan, keuangan ataupun kondisi psikologis kedua belah pihak. Kualitas hubungan seks atau hubungan intim juga dapat menjadi faktor penting bagi keharmonisan hubungan; ketidakmampuan aslah satu pihak untuk memuaskan pasangannya dapat berpengaruh pada stabilitas dan kualitas hubungan yang dijalin. Impotensi merupakan salah satu masalah yang dapat mempengaruhi kualitas hubungan intim.

ketidakmampuan pria untuk menjaga ereksi dalam durasi yang lama dapat berpengaruh langsung pada kualitas hubungan yang menurun sehingga kurang harmonis. Menemukan cara mengatasi impotensi dapat menjadi solusi mendasar guna memperbaiki kualitas hubungan karena masalah impotensi yang doalami oleh pihak pria. Berikut ini beberapa solusi yang dapat dicoba guna mengatasi masalah impotensi bagi siapapun yang mengalaminya.

1.Mengelola Asupan Nutrisi
Salah satu cara mengatasi impotensi yang paling sederhana adalah melakukan modifikasi gaya hidup; terutama bagi mereka yang memiliki gaya dan pola hidup kurang sehat dan tidak teratur. Mengelola asupan nutrisi dengan memilih menu makanan sehat sebagai makanan sehari – hari merupakan pilihan yang sebaiknya dilakukan. Dianjurkan untuk menghindari makanan dengan kandungan gula yang tinggi karena dapat memicu penyakit diabetes yang efek sampingnya adalah kehilangan kemampuan ereksi. Kandungan garam yang tinggi juga dapat mengganggu kemampuan ereksi karena berdampak pada kinerja jantung dan tekanan darah. Makanan dengan kandungan lemak trans dan juga minyak ternyata dapat berdampak buruk pada kesehatan dan memicu ataupun memperparah kondisi impotensi; menghindari jenis makanan tersebut juga dapat dilakukan sebagai upaya mencegah dan mengobati impotensi. Menambah asupan sayur dan buah serta makanan dengan kandungan protein tinggi dapat menjadi solusi mendapatkan asupan nutrisi yang baik bagi kesehatan.

2.Menjaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang secara keseluruhan; salah satunya adalah memicu terjadinya impotensi. Obesitas dapat memicu naiknya kadar gula dalam darah serta menimbulkan kerusakan syaraf pada bagian tubuh tertentu; syaraf pada bagian penis merupakan susunan syaraf yang beresiko mengalami kerusakan. Memiliki berat badan yang ideal serta kondisi fisik yang prima akan meningkatkan kemampuan fisik seseorang dan secara langsung juga akan berpengaruh pada performa ketika melakukan hubungan intim.

Kenaikan berat badan seringkali juga merupakan indikasi adanya masalah kesehatan tertentu seperti diabetes. Menjaga berat badan tetap ideal merupakan salah satu cara mengatasi impotensi yang paling sederhana dan dapat dilakukan oleh siapapun.

3.Menjaga Tekanan Darah
Ketidakmampuan untuk mengelola ereksi dan mengalami impotensi biasanya dipengaruhi oleh kondisi kesehatan keseluruhan yang rendah. Menjaga tekanan darah tetap normal merupakan salah satu cara mengatasi impotensi yang lain; menjaga tekanan darah tetap ideal dan normal berarti berupaya menjaga kesehatan secara keseluruhan. Tekanan darah yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah akan berpengaruh pada kondisi kesehatan dan salah satu dampaknya adalah terjadinya impotensi atau ketidakmampuan melakukan ereksi yang secara langsung berdampak pada kualitas hubungan intim.

4.Menghindari atau Menghentikan Konsumsi Alkohol
Salah satu cara mengatasi impotensi adalah dengan memperbaiki gaya hidup dan kondisi fisik orang yang mengalami impotensi; menghindari konsumsi alkohol dapat menjadi bagian penting dari upaya mengatasi impotensi karena konsumsi alkohol akan berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan. Berhenti mengkonsumsi alkohol merupakan salah satu pilihan guna memperbaiki kondisi kesehatan secara keseluruhan dan mengembalikan performa di atas ranjang pada saat berhubungan intim. Gangguan syaraf merupakan salah satu resiko dari konsumsi alkohol dalam jumlah banyak serta dalam durasi yang lama; kerusakan syaraf yang mengontrol fungsi penis dan membawa sinyal rangsangan ke otak dapat menjadi penyebab impotensi yang serius dan sulit disembuhkan.

5.Berolahraga
Menjaga kondisi fisik agar tetap prima merupakan bagian penting dari cara mengatasi impotensi yang dapat dilakukan oleh siapapun; salah satunya adalah dengan berolahraga secara teratur dan terukur. Dengan latihan fisik yang baik maka metabolisme dan juga kinerja otot dan juga organ tubuh akan menjadi optimal. Stamina yang baik juga akan berdampak baik bagi performa ketika berhubungan intim; kehabisan tenaga karena stamina yang buruk dapat menjadi penyebab gagalnya penis bertahan dalam kondisi ereksi dengan durasi yang lama. Ada beberapa olahraga ringan yang dianjurkan seperti berenang dan jogging dapat menjadi pilihan untuk melakukan latihan olahraga ringan setiap hari. Hindari melakukan kegiatan olahraga yang memberi tekanan pada area sekitar penis atau perineum seperti bersepeda; penggemar bersepeda dapat memilih sadel yang ergonomis serta mengelola jadwal dan jumlah kegiatan bersepeda yang dilakukan.

6.Menghindari Konsumsi Steroid
Beberapa pria melakukan konsumsi steroid dalam upaya membentuk otot agar dapat tampil lebih gagah dan berotot, namun konsumsi steroid dapat menjadi pemicu terjadinya masalah impotensi. Salah satu cara mengatasi impotensi adalah dengan tidak mengkonsumsi steroid untuk alasan apapun karena steroid dapat berdampak mengurangi ukuran testis serta menurunkan kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria. Pilih latihan yang intensif dan asupan gizi yang baik jika ingin membentuk tubuh dan otot dan jangan mengkonsumsi steroid untuk keperluan apapun.

7.Menjaga Keseimbangan Hormon Testosteron
Melakukan pemantauan terhadap kadar hormon testosteron merupakan tindakan yang bijaksana bagi seseorang yang mengalami masalah impotensi. Kadar hormon testosteron secara alami mengalami penurunan seiring ertambahan usia; namun penurunan yang tidak wajar dapat menjadi penyebab terjadinya impotensi. Menjaga stabilitas hormon testosteron merupakan salah satu cara mengatasi impotensi karena kadar hormon ini akan mempengaruhi fungsi organ seksual seorang pria. Penurunan kadar hormon testosteron sebanyak 1,3% per tahun merupakan hal yang normal setelah mencapai usia 40 tahun; mengkonsumsi makanan bergizi serta menambah asupan zinc dapat menjadi solusi mudah mempertahankan dan menjaga kadar hormon testosteron.

8.Berhenti Merokok
Peringatan bahwa merokok dapat memicu masalah impotensi sebenarnya telah jelas dilekatkan pada kemasan rokok, namun tidak semua konsumennya menyadari dan memahami resiko yang ditimbulkan karena menghirup asap rokok. Selain dapat memicu impotensi; masalah kesehatan lain dapat terjadi karena konsumsi rokok dalam jangka panjang dan volume yang besar. Berhenti merokok merupakan cara mengatasi impotensi yang bijaksana sekaligus memberi banyak manfaat penting lain bagi kesehatan seorang pria secara keseluruhan.

9.Menjaga Kondisi Psikologis
Beberapa kasus impotensi terjadi karena dipicu oleh kondisi stres ataupun tertekan; ada baiknya menjaga diri agar tidak mengalami tekanan psikis besar karena kondisi tertentu ataupun karena kondisi mengalami impotensi. Tetap rileks dan optimis merupakan salah satu cara mengatasi impotensi yang sangat sederhana dalam upaya menjaga stabilitas psikis. Memilih posisi berhubungan intim yang nyaman juga dapat menjadi pilihan daripada bereksperimen dengan posisi berhubungan intim yang rumit ataupun beresiko. Mencari posisi dimana posisi tersebut nyaman, tidak banyak menguras tenaga serta memberi rangsangan yang cukup dalam artian tidak kurang ataupun berlebihan agar stabilitas ereksi lebih terjaga.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *